Showing posts with label Tugas SMP. Show all posts
Showing posts with label Tugas SMP. Show all posts
6 Macam Bencana Alam yang terjadi di Indonesia

6 Macam Bencana Alam yang terjadi di Indonesia

Bencana alam sendiri merupakan peristiwa alam yang dapat membawa akibat sangat besar bagi makhluk hidup pada umumnya, terutama bagi kehidupan manusia. Bencana alam tersebut bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, baik di daratan maupun di lautan. Berikut adalah macam- macam bencana alam di Indonesia.

1. Banjir

Setiap kali musim penghujan tiba, beberapa daerah di Indonesia menjadi langganan banjir. Kenapa disebut langganan? Karena hampir setiap tahun daerah- daerah tertentu mengalami banjir. Terutama di kota besar yang mempunyai sistem drainase yang buruk. Banjir sendiri ada macam- macam jenisnya. Ada banjir air sungai, banjir rob dan juga banjir bandang. 

 

Penyebab masing- masing banjir juga berbeda. Sebagian besar penyebabnya adalah aktivitas manusia yang sering membuang sampah sembarang dan juga karena faktor alam. Penyebab lain terjadinya banjir yakni :

Adanya pendangkalan sungai karena sampah yang mengendap di dasar sungai. Pendangkalan juga bisa disebabkan karena proses sedimentasi material- material hasil erosi tanah di bantaran atau tepi sungai.

Letak suatu daerah yang lebih rendah dari permukaan laut. Daerah seperti dataran rendah biasanya sering mengalami banjir rob akibat pasangnya air laut.
Penebangan hutan secara membabi buta sehingga tanah tidak mampu menahan air hujan dan terjadilah banjir bandang.
Pebuatan tanggul yang tidak sesuai standar dan mudah jebol jika terkena arus air yang kuat.

Dampak yang disebabkan oleh banjir sangat merugikan karena menimbulkan berbagai kerusakan. Rumah- rumah penduduk beserta perabotannya mengalami kerusakan karena terendam air. Lahan pertanian yang terendam banjir juga mengalami gagal panen. Tak hanya itu, banjir juga sering kali menimbulkan korban jiwa. Anak- anak dan orang tua yang tidak mahir berenang sering kali terseret arus sehingga nyawanya tidak tertolong.

Begitu banyak kerugian yang diakibatkan oleh banjir. Sebisa mungkin kita harus berusaha mencegah banjir dengan melakukan beberapa kegitan seperti membuang sampah pada tempatnya, melakukan pengerukkan terhadap sungai- sungai yang dangkal dan melakukan penanaman kembali hutan- hutan yang gundul


2. Tanah Longsor

Bencana selain banjir yang sering terjadi saat musim penghujan adalah tanah longsor. Tanah longsor ini adalah suatu bencana alam dimana tanah yang berada pada posisi yang lebih tinggi jatuh atau turun ke bawah secara mendadak. Longsor disebabkan karena struktur tanah yang lemah. Lemahnya struktur tanah dikarenakan tidak adanya akar- akar pohon yang mengokohkan tanah. Selain itu, intensitas hujan yang tinggi juga menjadi faktor penyebab tanah longsor.
 
Tanah yang longsor akan menimbun dan merusak apa saja yang ditimpanya. Longsor dapat memutus jalan yang menghubungkan beberapa daerah. Jika longsor terjadi di daerah pemukiman penduduk, maka sudah dipastikan tanah longsoran akan menimbun rumah- rumah penduduk. Tak sedikit warga yang masih berada di dalam rumah juga ikut tertimbun (baca : Akibat Terjadinya Tanah Longsor). Material longsoran berupa tanah yang jenuh akan air membuat proses evakuasi menjadi sulit. Dibutuhkan alat- alat berat untuk melakukan evakuasi korban longsor.

3. Gunung Meletus

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak gunung berapi, sehingga bencana gunung meletus tidak lagi menjadi sesuatu yang asing. Ketika gunung tengah meletus, maka semua material yang berada dalam perut bumi akan dikeluarkan. Material tersebut mempunyai berbagai bentuk seperti lava, awan panas, debu vulkanik, kerikil dan batu- batuan. Material- material tersebutlah yang merusak apa saja yang dilewatinya dan menimbulkan berbagai kerugian .


Terjadinya gunung meletus saat ini sudah bisa diprediksi dengan melihat ciri- ciri gunung api akan meletus. Prediksi tersebut sangat membantu mengurangi korban jiwa dan kerusakan akiba gunung meletus. Ketika gunung akan meletus, maka warga di sekitar gunung akan diberi peringatan dan dibantu dalam proses evakuasi. Warga di sekitar lereng gunung berapi seharusnya mematuhi instruksi dari pemerintah daerah dan instansi yang berwenang agar proses evakuasi berjalan dengan lancar.

Badan penanggulangan bencana biasanya akan menyediakan posko bencana alam, mendirikan tenda- tenda bagi warga yang mengungsi dan juga mendirikan dapur- dapir umum untuk memenuhi kebutuhan makan bagi pengungsi. Posko kesehatan juga didirikan dan akan melayani warga selama terjadi bencana alam.

4. Kekeringan
Musim kemarau juga memiliki potensi bencana. Bencana alam yang sering terjadi saat musim kemarau adalah kekeringan. Kekeringan merupakan suatu bencana dimana ketersediaan air tidak mencukupi banyaknya air yang dibutuhkan. Seperti yang kita tahu bahwa air merupakan kebutuhan pokok makhluk hidup. Ketika kekeringan melanda suatu daerah, penduduknya harus berjalan sejauh puluhan kilo meter hanya untuk mendapatkan air guna keperluan sehari- hari.

Pemanfaatan sumber daya air meliputi semua bidang. Selain digunakan untuk konsumsi dan kebutuhan sehari- hari, air juga dibutuhkan untuk sistem irigasi lahan pertanian. Jika air tidak tersedia, maka lahan pertanian akan mengalami kekeringan dan berakhir dengan gagal panen.

Untuk mengatasi kekeringan diperlukan berbagai upaya. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan adalah konservasi sumber daya air, membuat waduk, membuta hujan buatan di daerah yang kekeringan dan melakukan reboisasi. Reboisasi sangat diperlukan karena sumber air berada dekat dengan hutan. Akar- akar pohin juga mampu membantu menahan air di dalam  tanah. Jika hutan dijaga kelestariannya, maka bencana kekeringan dapat dihindari.


5. Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan juga merupakan salah satu bencana alam yang terjadi saat musim kemarau. Penyebab utama kebakaran hutan adalah faktor alam seperti berikut :
  • Petir yang menyambar daerah hutan sehingga menyebabkan percikan api.
  • Adanya beberapa titik api karena kemarau yang panjang.
  • Adanya lelehan lava yang membakar hutan di sekitar gunung berapi.
Meski faktor utama penyebab kebakaran adalah faktor alam. Tapi beberapa tahun terakhir ini kebakaran hutan sering di Indonesia terjadi karena ulah manusia. Ulah jahil manusia yang paling sepele dan menyebabkan kebakaran hutan adalah membuang putung rokok sembarangan. Putung rokok yang masih hidup akan tertiup angin. Angin membawa kadar oksigen yang cukup besar sehingga percikan api pada putung rokok bisa berubah menjadi kobaran api. Hal itu diperparah dengan keringnya tanah dan daun- daun akibat kemarau panjang.

Manusia yang semakin rakus juga sering membakar hutan dengan sengaja. Mereka membakar hutan untuk membuka lahan baru yang akan dijadikan perkebunan atau lahan pertanian. Kebakaran hutan ini sangat merugikan, tidak hanya bagi manusia tetapi juga bagi hewan- hewan penghuni hutan. Binatang liar kehilangan hutan sebagai tempat tinggal mereka. Hewan- hewan yang terjebak dalam kobaran api juga akan mati karena terbakar ataupun kehabisan oksigen.

Dampak kebakaran hutan yang lain adalah timbulnya bencana kabut asap.  Hampir setiap tahun bencana kabut asap ini melanda Provinsi Sumatera. Bahkan negara tetangga juga terkena dampaknya. Kabut asap akibat kebakaran hutan dapat menimbulkan berbagai penyakit pernapasan dan iritasi mata. Aktivitas warga yang terkena dampak bencana asap juga pasti akan terganggu karena jarak pandang menjadi berkurang. Dengan mengetahui berbagai dampak tersebut, manusia diharapkan mampu melakukan pencegahan kebakaran hutan.

6. Gempa Bumi
Gempa bumi termasuk salah satu bencana alam yang sangat sering terjadi di Indonesia. 
Baru – baru ini terjadi bencana gempa bumi di Pidji Jaya, Aceh. Getaran yang terjadi saat gempa mengakibatkan kerusakan dari intensitas ringan sampai intensitas berat. Contoh kerusakan ringan akibat gempa bumi adalah jatuhnya genteng- genteng rumah dan juga perabotan di dalam rumah. Sedangkan contoh kerusakan berat seperti robohnya dinding bangunan, runtuhnya jembatan dan gedung- gedung bertingkat, serta retaknya aspal di jalan raya.

Indonesia memiliki suatu badan yang disingkat BMKG. BMKG bertugas melakukan pencatatan gempa dan memperingatkan terjadinya tsunami akibat gempa. Terdapat beberapa alat pendeteksi gempa bumi seperti seismometer dan seismograf yang terpasang di seluruh Indonesia. Dengan alat- alat tersebut lokasi titik pusat gempa dan besaran gempa bisa diketahui dengan mudah sehingga mengurangi kepanikan masyarakat.

Diperlukan pelatihan dan cara melakukan mitigasi gempa bumi bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang sering mengalami gempa. Saat terjadi gempa, hal pertama adalah tidak boleh panik. Warga harus berlindung di bawah meja dan menjauhi hal- hal yang menyebabkan luka seperti kaca yang bisa pecah, benda bergantung yang bisa jatuh dan menghindari pipa gas. Ketika berada di luar ruangan, seseorang harus menghindari dinding, pohon atau bangunan yang bisa saja runtuh kapan saja. Setelah terjadi gempa, segera dapat informasi seputar pusat gempa dan bersiaga jika terjadi gempa susulan.
Peranan Penting Keluarga dalam Kehidupan Bermasyarakat

Peranan Penting Keluarga dalam Kehidupan Bermasyarakat

Peran Keluarga dalam kehidupan bermasyarakat sangat lah penting seseorang akan mendapat pendidikan awal untuk mengenal lingkungan sosialnya, yang kemudian berpartisipasi di dalamnya. Hal itu dianggap sosialisasi primer untuk mempersiapkan anggota keluarga menjadi anggota masyarakat. Sosialisasi sekunder adalah suatu proses bagi individu untuk mengenal dan memahami lingkungan sosialnya secara lebih luas. Hal ini merupakan awal menjadi anggota masyarakat yang disebut juga sebagai proses internalisasi.


Internalisasi adalah dasar untuk memahami sesama anggota masyarakat dan untuk memahami dunia kehidupan sosial sebagai kenyataan sosial yang penuh makna bagi seorang individu.

Proses pemahaman lingkungan sosial bagi anggota masyarakat tidak ditafsirkan secara perorangan, tetapi melihat keterlibatan setiap anggota masyarakat yang terdapat di dalamnya. Selanjutnya, seseorang akan meleburkan diri dan mengikuti kehidupan yang berlaku di tempat individu tersebut berada atau tinggal.

Memahami dunia kehidupan sosial dimulai dari dunia kehidupan keluarga sebagai dunia awal bagi seseorang untuk melakukan sosialisasi. Setelah yang bersangkutan dewasa maka harus memahami dunia kehidupan yang lebih luas dari dunia sebelumnya, yang turut membentuk dan memengaruhi kepribadiannya.

Proses pemahaman lingkungan sosial tidak hanya terbatas pada lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat, tetapi akan meluas ke berbagai bidang kehidupan dan bergantung pada aktivitas kehidupan seseorang.

Keluarga tidak hanya berfungsi sebagai satuan sosial yang menyelenggarakan sosialisasi, tetapi juga sebagai satuan yang memberikan kepuasan emosional dan rangsangan perasaan para anggotanya.

Keluarga merupakan lembaga atau pranata yang besar pengaruhnya terhadap sosialisasi anak. Kondisi demikian menyebabkan pentingnya peranan keluarga, yaitu sebagai berikut:

Keluarga batih merupakan kelompok kecil yang anggota-anggotanya berinteraksi langsung secara tetap dan berkesinambungan. Dengan demikian, perkembangan anak dapat diikuti secara saksama oleh kedua orangtuanya, dan kepribadian anakpun dapat lebih mudah dibentuk dalam tahap sosialisasi primer. Perhatian yang besar orangtua terhadap anak-anaknya dapat mendorong mereka berprestasi di sekolah.

Orangtua yang berpandangan maju memiliki motivasi yang kuat dalam mendidik anaknya. Anak diharapkan dapat memiliki status dan peran yang baik di masyarakat.
Macam-macam penyakit pada system reproduksi manusia

Macam-macam penyakit pada system reproduksi manusia


1.  Penyakit Gonorrhoea (GO)
 Penyakit Gonorrhoea disebabkan oleh bakteri Neiserria gonorrhoeae. Gejala penyakit ini adalah rasa sakit dan keluar nana pada saat kencing pada laki-laki, serta keputihan berwarna kuning dan hijau pada wanita. Penyakit ini dapat menyebabkan kebutaan pada bayi baru lahir. ( Zubaidah, Siti. 2015. 36)

Gejala Gonorrhoea
Sekitar 10 persen pria yang terinfeksi dan 50 persen dari wanita yang terinfeksi tidak mengalami gejala sehingga banyak penderita gonore menularkannya kepada pasangan mereka tanpa disadari.
 
Biasanya lebih mudah untuk mengenali gejala gonore pada pria dibandingkan wanita karena gejala awal pada wanita mungkin sangat ringan atau tidak begitu jelas sehingga sering keliru dianggap sebagai infeksi vagina atau infeksi saluran kemih. Infeksi akan menjalar ke organ panggul wanita jika tidak segera diobati dan bisa menyebabkan pendarahan pada vagina, sakit pada perut bagian bawah, demam, dan sakit saat melakukan hubungan seksual.
 
Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, di antaranya adalah saat buang air kecil akan terasa sakit atau perih dan keluarnya cairan kental berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis. Oleh karena itu, penyakit ini dikenal dengan sebutan ‘kencing nanah’.

2.   Penyakit Sifilis ( Raja Singa )
 
Sifilis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Gejala awal penyakit ini adalah luka pada tempat masuknya bakteri kedalam tubuh, biasanya pada daerah sekitar kelamin. Penyakit ini menyebar dan menyerang organ-organ tubuh lain-lainnya kemudian menimbulkan kerusakan pada organ tersebut. ( Zubaidah, Siti. 2015. 36)
Pengobatan Sifilis.

Penisilin cukup berhasil dan bisa digunakan untuk mengobati sifilis primer dan sekunder. Penisilin biasanya diberikan melalui suntikan. Tersedia jenis antibiotik lain yang juga bisa membunuh bakteri penyebab sifilis jika Anda alergi terhadap penisilin.
Satu suntikan penisilin bisa menghentikan perkembangan penyakit jika Anda terinfeksi kurang dari satu tahun. Untuk infeksi yang lebih dari satu tahun, Anda mungkin perlu penambahan dosis. Pengobatan biasanya diberikan selama kurang lebih 14 hari, tapi bisa berjalan lebih lama pada beberapa kasus.Untuk sifilis tersier, pengobatan memakan waktu lebih lama dan antibiotik diberikan melalui infus. Pengobatan ini bertujuan untuk menghentikan infeksi tapi tidak bisa memperbaiki kerusakan yang disebabkan sifilis tersier. Sifilis pada kehamilan juga diobati dengan antibiotik. Obat-obatan antibiotik tidak memiliki pengaruh pada bayi.

Pada awam pengobatan antibiotik dimulai, beberapa penderita sifilis bisa merasakan reaksi Jarisch-Herxheimer. Reaksi ini muncul akibat tersebarnya racun dari sel-sel bakteri yang dibunuh oleh obat-obatan antibiotik. Gejala yang muncul berupa demam, sakit kepala, dan nyeri pada otot dan persendian. Ini bukan kondisi yang serius, biasanya hanya bertahan selama satu hari. Parasetamol bisa digunakan untuk mengatasi rasa sakit, tapi jika gejala memburuk, segera hubungi dokter.
Bagi wanita, beberapa obat-obatan antibiotik untuk sifilis bisa mengganggu metode kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Alat kontrasepsi lainnya seperti kondom bisa digunakan saat sedang menjalani pengobatan antibiotik.


3.   Penyakit Herpes Simplex Genitalis
Penyakit herpes simplex genitalis disebabkan oleh virus herpes simplex tipe II, yang menyerang kulit di daerah genitalia luar, anus, dan vagina. Gejala penyakit ini berupa gatal-gatal, pedih, dan kemerahan pada kulit di daerah kelamin pada daerah tersebut timbul beberapa lepuh kecil-kecil,selanjutnya lepuh menjadi pecah dan menimbulkan luka. Kemudian penyakit herpes sulit sekali sembuh dan sering kambuh setelah beberapa bulan maupun tahun.
( Zubaidah, Siti. 2015. 37)

Penyakit ini dapat dideteksi dari luka dingin di sekitar mulut. Herpes genital disebabkan dua jenis virus herpes, yakni HSV-1 dan HSV-2 (jangan, keliru membedakannya dengan human papillomavirus, atau HPV, yang menyebabkan kutil pada kelamin).
Seperti dikutip situs askmen.com, sebanyak 45 juta orang Amerika berusia 12 tahun atau lebih tua menderita herpes genital, dan sebanyak 80-90 persen di antaranya gagal mengenali gejala-gejala atau tidak memperlihatkan gejala-gejalanya sama sekali.
Herpes dapat menyebar melalui hubungan seksual, baik secara langsung (termasuk oral) dan melalui air liur (berciuman) dengan individu yang terinfeksi. Virus ini bisa menyebar bahkan ketika tidak ada gejala yang terlihat, meskipun penularan lebih mungkin terjadi bila ada gejalanya.

HSV-1 biasanya menyebabkan luka di mulut, tetapi bisa juga menyebabkan herpes genital. Ini berarti, seseorang dapat tertular herpes genital dari seks oral yang diberikan seseorang dengan luka dingin di mulutnya (meskipun tidak umum terjadi). Sementara itu, HSV-2 hanya menyebabkan herpes genital.
Saat ini, tidak ada obat untuk herpes genital atau pun oral. Kedua kondisi itu lebih rentan muncul atau kambuh selama masa stres atau ketika sistem kekebalan tubuh terganggu. Pengobatan hanya bisa digunakan untuk mengontrol gejalanya.

Penyebab Herpes Simplex Genitalis
  1. Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan.
  2. Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.
  3. Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  4. Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang.
  5. Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering.
  6. Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina
4.   Penyakit HIV/AIDS
 
Penyakit Hiv Atau Aids Merupakan (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau syndrome penurunan kekebalan tubuh yang di dapat, adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV atau AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. Hampir semua penderita AIDS berakhir dengan kematian, karena hingga saat ini penyakit AIDS belum ada obatnya. 

Gejala-gejala penyakit dari orang yang menderita AIDS adalah rasa lelah yang berkepanjangan, sesak nafas, dan batuk yang berkepanjangan, pembesaran kelenjar (di leher, ketiak, dan lipat paha) tanpa sebab yang jelas, bercak-bercak puti atau luka di mulut, mencret, lebih dari satu bulan tanpa sebab yang jelas, sering demam disertai dengan berkeringat pada malam hari tanpa sebab yang jelas, berat badan menurun secara menyolok, bercak-bercak merah kebiruan pada kulit (kanker kulit). (Wardoyo, AB. 1997. 9)

Cara-cara Penularanya
  • Berganti-ganti pasangan seksual, atau berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi virus HIV.
  • Memakai jarum suntik bekas orang yang terinfeksi HIV
  • Menerima tranfusi darah darah yang tercemar HIV
  • Ibu hamil yang terinfeksi HIV akan menularkan ke bayi dalam kandunganya
Cara Mengatasinya/Pengobatannya
Sampai sekarang belum ditemukan cara pengobatan HIV/AIDS yang tuntas. Saat ini, yang ada hanyalah menolong penderita untuk mempertahankan tingkat kesehatan tubuhnya.

5.   Penyakit Keputihan
Keputihan yaitu penyakit kelamin yang terjadi pada perempuan dengan ciri-ciri terdapat cairan berwarna putih kekuning-kuningan atau putih keabu-abuan pada vagina. Cairan tersebut bersifat encer atau kental, dan berbau tidak sedap dan dapat menyebabkan rasa gatal pada vagina. Bagian ini dapat diakibatkan infeksi jamur Candida albicans, bakteri, virus, dan parasit. Penyakit ini dapat terjadi apabila kebersihan vagina dan sekitarnya kurang dijaga dengan baik. ( Zubaidah, Siti. 2015. 38)
Pencegahan terhadap penyakit keputihan dapat dilakukan dengan berbagai cara yang pada intinya adalah selalu menjaga kebersihan diri, termasuk di sekitar vagina. Namun tidak disarankan untuk membilas vagina dengan cairan-cairan yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. Jika Anda tidak sedang menderita keputihan, sebaiknya membersihkan daerah vagina dan sekitarnya dengan air bersih saja. Jangan dengan sabun.

Cairan antiseptik pembilas vagina sebaiknya digunakan apabila perlu saja, yaitu ketika Anda merasakan mulai terjadi keputihan yang abnormal atau jika disarankan dokter. Hindari pakaian dalam yang ketat atau bahan yang tidak menyerap keringat, sebaiknya gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun dan biasakan ganti setiap hari. Hindari duduk pada toilet umum jika tidak sangat terpaksa. Keputihan dapat menular, antara lain melalui hubungan seksual, melalui perlengkapan mandi seperti handuk atau melalui bibir kloset. Biasakan membasuh vagina dengan cara yang baik dan benar yaitu dengan gerakan dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Cucilah dengan air bersih setiap kali Anda buang air kecil dan pada saat mandi. Begitu pula penggantian sanitary napkins (pembalut wanita) pada waktunya selama masa menstruasi akan banyak menolong agar terjaga kebersihan alat kelamin.

6.  Penyakit Epididimitis
Penyakit ini terjadi pada laki-laki. Epididimitis adalah peradangan pada saluran epididymis yang disebabkan oleh infeksi atau terkena penyakit menular seksual. Penyakit iniditandai dengan rasa nyeri disertai pembekakan pada salah satu testis. Salah satu penyebab terjadinya penyakit ini adalah pergaulan bebas. ( Zubaidah, Siti. 2015. 38)

Gejala umum epididimitis dapat dikenali sebagai berikut :
  1. Demam, badan menggigil.
  2. Rasa nyeri pada testis dan skrotum, daerah paha dan pangkal paha juga terasa nyeri.
  3. Prevalensi pembengkakan testis, disertai nyeri dan bernanah, terasa jika ada perasaan empiema fluktuasi.
  4. Kemerahan kulit skrotum dan skrotum hidrokel.
Selain epididimitis yang disebabkan oleh peradangan pada epididimis, epididimitis kronis lainnya adalah epididimitis akut non-spesifik yang disebabkan oleh pengobatan yang tidak memadai. Selain itu, epididimitis akut non-spesifik juga bisa disebabkan oleh jamur, bakteri spirochete, serta infeksi parasit yang disebabkan testis fosfor lokal atau sistemik. Radiasi radioisotop juga bisa menyebabkan peradangan testis dan kerusakan testis.

7. Penyakit Klamidia
 Klamidia termasuk salah satu jenis infeksi menular seksual (IMS) pada manusia. Penyakit ini merupakan salah satu IMS yang paling umum di seluruh dunia. Istilah infeksi klamidia juga mengacu pada infeksi yang disebabkan oleh setiap jenis bakteri Chlamydiaceae. Sebagai contoh, bakteri C trachomatis hanya ditemukan pada manusia. Bakteri ini dapat merusak alat reproduksi manusia dan penyakit mata.
Klamidia dapat ditularkan melalui hubungan seksual secara vaginal, anal, atau oral. Selama persalinan, seorang ibu yang mengalami infeksi klamidia juga berpotensi untuk menularkan infeksi tersebut kepada bayinya.

Pada umumnya pada sebagian besar wanita yang mengidap klamidia pada awalnya tidak merasakan gejala yang berarti sehingga mereka tidak mengetahui kalau dirinya terinfeksi klamidia. Jika seorang wanita terinfeksi klamidia, kemungkinan besar dia pun akan mengalami penyakit radang panggul yang bisa berujung pada kemandulan.

Tanda-Tanda Penyakit Klamidia
  • Biasanya tidak terlihat gejala-gejala awal sehingga sebagian besar wanita yang mengidap klamidia tidak menyadari kalau dirinya telah terinfeksi.
  • Kadang-kadang gejala yang terasa adalah timbul rasa panas seperti terbakar pada panggul.
Penyebab Klamidia
  1. Sering berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual.
  2.  Hubungan seksual yang tidak aman.
  3.  Terinfeksi oleh bakteri C. Trachomatis.
Cara Pencegahannya:
  1. Setia pada pasangan dengan tidak berganti-ganti pasangan.
  2.  Menggunakan alat pengaman ketika berhubungan seksual tidak aman.
8. Penyakit Trikomoniasis
 
Trikomoniasis, suatu tipe dari vaginitis, umumnya adalah sebuah Penyakit Menular Seksual (PMS).  Karena adanya kebiasaan penentuan jenis penyakit dan pengobatan oleh klien sendiri dan diagnosis oleh petugas kesehatan tanpa menggunakan pemeriksaan yang memadai, beberapa orang dengan trikomoniasis tidak terdiagnosis.  Penentuan jenis penyakit sendiri dapat terjadi karena terdapatnya obat-obat yang dijual bebas.  Gejala dan tanda trikomoniasis tidak begitu spesifik, dan penegakan diagnosis memebutuhkan pemeriksaan laboratorium sederhana seperti sediaan basah (wet mount).

Trikomoniasis dapat menyebabkan seseorang kehilangan hari kerjanya karena adanya rasa yang tidak enak yang disebabkannya, sehingga infeksi ini seharusnya tidak diabaikan begitu saja.  Adanya kejadian infeksi gabungan dengan PMS lain penting untuk diperhatikan pada saat membuat diagnosis trikomoniasis. Trikomoniasis merupakan masalah bagi penderitanya karena gejala dan kemungkinan komplikasi yang disebabkannya.

Pada gadis-gadis sebelum usia pubertas, dinding vagina yang sehat tipis dan hypoestrogenic, dengan pH lebih besar dari 4,7, pemeriksaan  dengan pembiakan (kultur) akan menunjukkan beberapa mikroorganisma.  Setelah gadis menjadi dewasa, dinding vagina menebal dan laktobasilus menjadi mikroorganisma yang dominan, PH vagina menurun hingga kurang
 dari 4,5.

Laktobasilus penting untuk melindungi vagina dari infeksi, dan laktobasilus adalah flora dari vagina yang dominan (walaupun bukan merupakan stau-satunya flora vagina).  Masa inkubasi sebelum timbulnya gejala setelah adanya infeksi bervariasi antara 3-28 hari.  Selama terjadinya infeksi protozoa Trichomonas vaginalis, trikomonas yang bergerak-gerak (jerky motile trichomonads) dapat dilihat dari pemeriksaan dengan sediaan basah.  PH vagina naik, sebagaimana halnya dengan jumlah lekosit polymorphonuclear (PMN).  Lekosit PMN merupakan mekanisme pertahanan utama dari pejamu (host/manuasia), dan mereka merespon terhadap adanya substansi kimiawi yang dikeluarkan trichomonas. T vaginalis merusak sel epitel dengan cara kontak langsung dan dengan cara mengeluarkan substansi sitotoksik.  T vaginalis juga menempel pada protein plasma pejamu, sehingga mencegah pengenalan oleh mekanisme alternatif yang ada di pejamu dan proteinase pejamu terhadap masuknya T vaginalis.